Form pada modern web seperti saat ini merupakan sebuah element yang cukup penting dalam menghubungkan user dengan sistem di dalam web tersebut. Fungsi utama dari suatu form adalah memungkinkan suatu user untuk memasukkan data ke dalam sistem web, dalam rangka untuk memenuhi suatu proses tertentu. Sebagai contoh adalah User Registration Form, pada form jenis ini, user memasukkan data pribadi untuk mandapatkan suatu hak khusus terhadap akses data di dalam web yang bersangkutan.
Penyusunan form tidak akan terlepas dari teknologi server-side, seperti PHP, ASP, Perl, dsb. Kita harus membuat fungsi-fungsi pemrosesan data yang dimasukkan melalui form dengan menggunakan teknologi ini. Namun demikian kita juga jangan sampai melupakan teknologi client-side, seperti CSS dan Javascript, untuk memberikan kenyamanan kepada user ketika memasukkan data melalui form. Dan pada artikel ini kita akan bercerita tentang bagaimana menyusun suatu form yang baik dan benar.
Menyusun Struktur HTML Untuk Form
Tentu saja, langkah pertama untuk menyusun Form adalah membentuk struktur HTML. Namun sebelum kita melangkah lebih jauh lagi, satu hal yang perlu diingat adalah bahwa masa kejayaan "Table" telah lewat dan kita tidak akan secara bodoh menggunakannya dalam tutorial ini.
Dari semua tag html yang tersedia, saya lebih suka menggunakan tag ordered list dalam menyusun form. Dengan menggunakan tag ini, maka dalam kondisi tanpa CSS, form akan tetap akan terstruktur dengan baik dan tetap mudah diikuti. Kemudian mengingat suatu form mempunyai urutan pengisian yang jelas dari atas ke bawah maka pemilihan tag ordered list akan menjadi semakin sempurna.
Berikut kode HTML dari form yang akan kita susun,
<form action="/" method="post">
<ol>
<li>
<label for="name">Name <em>(required)</em></label>
<input type="text" name="name" id="name" value="" />
</li>
<li>
<label for="email">Email <em>(required)</em></label>
<input type="text" name="email" id="email" value="" />
</li>
<li>
<label for="message">Message <em>(required)</em></label>
<textarea name="message" id="message"></textarea>
</li>
</ol>
<p class="submit"><input type="submit" name="submit" value="Send Message" /></p>
</form>
Hasil dari kode HTML diatas dapat dilihat pada struktur html untuk form.
Menyusun Kode CSS
Sekarang kita masuk pada inti dari tutorial ini, yaitu menyusun kode CSS. Pada tutorial ini kita akan membentuk dua style form pada struktur html di atas. Berikut hasil akhir dari form kita.

Menyusun Style Form 1
Untuk membentuk tampilan form pada gambar 1 cukup mudah dilakukan. Pertama kita harus menghilangkan style-list dari tag list, sebagai berikut :
ol { padding-left: 0; }
li { list-style: none; }
Selanjutnya kita merubah attribute block pada tag label dan menambahkan sedikit ruang dibawah tag input. Berikut code CSS-nya :
label { display: block; }
input { margin-bottom: 16px; }
Anda dapat melihat hasil kode CSS diatas pada hasil untuk pembentukan layout form.
Selanjutnya kita mempercantik element form dengan merubah warna border dan sedikit memperbesar ukurannya, sebagai berikut :
input {
margin-bottom: 16px;
width: 180px;
}
input, textarea {
border: 1px solid #6699cc;
color: #003366;
}
textarea {
width: 240px;
height: 80px;
}
Berikutnya kita mengatur style dari tombol Send Message.
.submit input {
width: auto;
padding: 4px 20px;
}
.submit input:hover {
cursor: pointer;
background-color: #ccccff;
}
Untuk sementara bentuk form dapat dilihat pada hasil mempercantik form.
Terakhir kita tinggal mengatur style dari font. Berikut hasil dari kode CSS yang menyusun style form kita.
ol {
padding-left: 0;
margin-bottom: 20px;
}
li { list-style: none; }
label {
display: block;
font: bold italic 12px "Trebuchet MS", Calibri, Arial, sans-serif;
color: #003399;
}
input {
margin-bottom: 16px;
width: 180px;
}
input, textarea {
border: 1px solid #6699cc;
color: #003366;
}
textarea {
width: 240px;
height: 80px;
}
label em {
font-size: 10px;
color: #6699cc;
font-weight: normal;
}
.submit input {
width: auto;
padding: 4px 20px;
font: bold 12px "Trebuchet MS", Calibri, Arial, sans-serif;
}
.submit input:hover {
cursor: pointer;
background-color: #ccccff;
}
Hasil akhir dari style form bagian 1 dapat dilihat pada hasil akhir form
Berikutnya kita akan menjelaskan cara menyusun style form untuk bagian ke 2. Pada bagian ini akan menjadi sedikit lebih rumit dari bagian sebelumnya dan kita akan menjelaskannya pada artikel saya selanjutnya. Enjoyed

COMMENTS
7Comments
antown said .... at January 22nd, 2010 11:21 AM
menjawab pertanyaan dari mas, kalau mau gabung di IS bisa gabung di http://www.facebook.com/group.php?gid=240007800116&ref=ts.
Jaka said .... at January 23rd, 2010 11:25 PM
yaah, buat wp doank yah
iznyn said .... at January 26th, 2010 03:42 AM
@jaka : Ga, tutorial ini tentang CSS jadi ga ada sangkut pautnya dengan CMS atau mesin blog tertentu. Anda dapat secara bebas menerapkannya di semua tool.
dani said .... at February 10th, 2010 01:12 PM
Sepertinya pemakaian listing (ol, ul, li) tidak umum di formulir? Cukup form, fieldset (jika perlu), label, input (teks, submit). cmiiw
iznyn said .... at February 18th, 2010 06:08 AM
@dani : Tampaknya anda salah, dalam membentuk form kita tidak hanya dapat menggunakan form, fieldset, label, input, namun juga html tag lainnya.
Hal ini menjadi cukup penting ketika kita ingin membentuk layout dari form. Dari keempat element wajib form, tidak ada satupun yang dapat digunakan untuk menyusun layout. Memang disitu ada fieldset, namun dia hanya sebatas mengelompokkan element form. Jika didalam fieldset ada lebih dari satu element, tetap saja akan memberikan tampilan yang amburadul.
Mungkin anda berpendapat bahwa kita dapat membentuk layout dengan CSS? Namun bagaimana kemudian pengguna yang tidak mendukung adanya CSS? Jika kita tidak menggunakan tag layout, maka bagi user non-css akan mendapatkan susunan form yang sangat tidak enak untuk dilihat. Tentu kita tidak dapat mengabaikannya begitu saja.
Tag html yang sering digunakan sebagai penyusun layout diantaranya adalah div, p, ul, ol, dan dl. Penggunaan tag ini bukannya tidak umum, namun justru direkomendasikan oleh para designer berpengalaman. Zend Framework, salah satu framework php, menggunakan tag dl, sebagai layout dari form didalam mesin pembentuk formnya.
Dan yang lebih penting penggunaan tag layout ini, sangat valid secara semantic.
starboard said .... at February 23rd, 2010 09:02 AM
Wah keren, bisa buat baca-baca nih.
Leave a Comment